Agen Judi Bola – Mengenal Sang Raja Judi Malaysia

By | March 13, 2017

Lim

Bagi kamu yang merupakan seorang penjudi kelas kakap tentu tidak asing lagi dengan nama Lim Kok Thay, sang raja judi Malaysia. Para pecinta Agen Judi Bola ajobola.com tentunya merasa sangat penasaran kenapa Lim Kok Thay bisa disebut sebagai Raja Judi di Malaysia? Yuk disimak cerita berikut.

Berbicara kasino Genting Highland, selain menjadi tempat perjudian, berfungsi sebagai arena bermain juga, pasti tak terlepas dengan nama besar Lim Kok Thay. Yah, ia merupakan anak dari pendiri Genting Highland yang terletak di Malaysia, Lim Goh Tong. Dengan berhasil mendirikan Genting Highlands, bisnis kasino Lim Kok Thay kini melejit dengan sangat pesat hingga penjuru dunia yang meliputi Inggris, Macau, Filipina, Singapura dan sebagainya.

Sebagai gambaran besarnya kekayaan Lim Kok Thay, bisa dilihat tepat pada bulan Mei 2010, di mana kala itu majalah finansial paling terkenal di dunia, Forbes, secara resmi mencatat keluarga pendiri bisnis Genting Highlands Malaysia dalam jajaran 40 orang terkaya di Malaysia. Di sisi lain, Lim Kok Thay yang merupakan pemimpin sekalgius pemilik dari pada Genting Highlands Malaysia berhasil mendaftarkan namanya sebagai salah satu orang terkaya dan berpengaruh di Malaysia. Lim Kok Thay memiliki kekayaan berjumlah Rp 4.6 triliyun.

Sedangkan ibunda Lim Kok Thay, Lee Kim Hua, malah mencatatkan namanya sebagai orang nomor 4 paling kaya di Malaysia tanpa disangka-sangka. Sang ibunda ternyata memiliki kekayaan 10x (sepuluh kali) lipat lebih besar dari putranya. Dengan keberhasilan meraup profit dari dunia perjudian, pasangan anak dan ibu ini berhasil mendapatkan kekayaan bersih hingga Rp 51 triliyun!

Untuk kisah Genting Highland sendiri bermula pada tahun 1965, di mana saat itu terjadi peselisihan politik antara Indonesia dan Malaysia. Tahun 1965 sampai 1990, Lim Goh Tong mendirikan surga hiburan Genting Highlands di ketinggian 1.700 meter. Kurang lebih 5 tahun lamanya, Lim Goh Tong, sang ayah, membangun jalan sekitar 20 kilometer menuju resort perjudian Genting Highland.

Saat pertama kali dibuka, kasino tersebut rupanya tidak berjalan mulus. Sultan Pahang membuat peraturan yang berisikan setiap umat islam dilarang menginjakkan kaki ke dalam Genting Highland, dan yang ketahuan akan dimasukkan ke dalam penjara selama 3 bulan. Akan tetapi Lim Goh Tong tetap tabah atas cobaan yang dialaminya tersebut. Usut punya usut, dari perjudian tersebut pemerintah Malaysia dikabarkan mendapatkan US$ 400 juta tiap tahunnya, terutama dari resort perjudian Genting Highland.

Lim Goh Tong meninggal dunia pada tanggal 23 Oktober 2007. Semua hak kuasa dan kepemilikan bisnis sang ayah, resmi diwariskan kepada anak semata wayangnya, Lim Kok Thay. Sejak tahun 1976, Lim Kok Thay yang berusia 24 tahun itu sudah terlibat dengan bisnis ayahnya. Sang raja judi Malaysia telah menempati berbagai posisi penting di dunia bisnis, dimulai dari posisi sebagai Kepala Eksekutif Reosrt World Berhard, CEO Genting Berhard, Ceo Asiatic Development Berhard dan Kepala Eksekutif Genting UK Plc sejak tanggal 17 Oktober 1998 hingga sekarang.

Semoga para pembaca merasa terhibur dengan artikel diatas.